Social Icons

twitterfacebookgoogle plustumblrrss feedemail
Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Februari 2013

Kultwit: Sudah jomblo tapi tetap berdosa?

 
  1. Orang yang berpacaran akan berdosa karena melanggar banyak larangan Allah. Hal ini sudah jelas.
  2. Di sisi lain, menjadi jomblo alias tidak berpacaran tidak melazimkan seseorang terbebas dari dosa.
  3. Ada jomblo yang mendapatkan pahala, ada jomblo yang mendapatkan dosa, ada juga yang tidak mendapatkan apa-apa.
  4. Lho koq bisa? Ya bisa. Untuk lebih jelasnya akan dijelaskan pembagian kategori jomblo.
  5. Jomblo secara umum dibagi menjadi 4 kategori.
  6. [Kategori 1] Jomblo yang tidak berpacaran karena tau kalau pacaran itu haram dan berniat tidak pacaran karena Allah
  7. Maka jomblo kategori 1 ini akan mendapatkan pahala, insya Allah.
  8. [Kategori 2] Jomblo yang tidak berpacaran tapi sebenarnya sangat ingin berpacaran, bahkan dia mengambil sebab agar dia mendapat pacar.
  9. Misalnya dengan tebar pesona, pedekate dengan lawan jenis, sms sana sini. Tapi ia tidak kunjung juga mendapat pacar.
  10. Maka jomblo kategori 2 ini mendapatkan dosa seperti yang didapat oleh orang yang berpacaran pada umumnya.
  11. [Kategori 3] Jomblo yang bertekad kuat memiliki pacar namun tidak melakukan usaha-usaha untuk mendapatkan pacar.
  12. Alasannya karena mungkin penampilannya tidak menarik atau semisalnya sehingga dia tidak berusaha mencari pacar, padahal punya tekad.
  13. Maka jomblo kategori 3 ini mendapatkan dosa karena tekadnya.
  14. [Kategori 4] Jomblo yang tidak tau kalau pacaran itu haram, namun urusan dunia menyibukkannya dari mencari pacar.
  15. Maka jomblo kategori 4 ini tidak mendapatkan dosa dan tidak pula mendapatkan pahala.
  16. Dari keempat kategori jomblo tsb, cuma 1 yang mendapatkan pahala yaitu jomblo kategori 1.
  17. Jomblo yg mendapatkan pahala yaitu jomblo yg tau kalau pacaran itu haram, dan berniat tidak pacaran karena Allah ta'ala. #catet 
  18. So, jangan jadi jomblo yang asal jomblo... Jadilah jomblo yang berpahala... Jadilah jomblo yang berkualitas :)
  19. Sekian. Semoga bermanfaat. Kultwit ini terinspirasi tulisan @yhougam di blognya: "Sudah Jomblo Tapi Tetap Berdosa?" http://t.co/EplCZxIb 
  20. Sebagai suplemen, baca juga: "Adab Tentang Niat" http://t.co/OjHjlKpL

Sabtu, 02 Juli 2011

KAMU, Sebuah Cerita Penuh Romantisme



Cerita ini dimulai 2 tahun yang lalu...
Di saat aku sedang merasa kehilangan...
Aku bertemu denganmu...
Aku langsung jatuh cinta padamu...
Jatuh cinta pada pandangan yang pertama...
Kamu mengalihkan duniaku dari yang lain...
Tanpa ragu lagi aku memilihmu...
Memilihmu dari ribuan bahkan jutaan yang lain...
Memilihmu mendampingi hidupku...

Minggu, 29 Mei 2011

Kultwit: Jodoh


Hari itu, kamis, 26 Mei 2011, setelah pagi hingga siang hari bergelut dengan ujian blok, kemudian siang dan sore harinya diisi dengan hibernasi untuk memulihkan headache pasca ujian blok, entah kenapa malam harinya saya terinspirasi membuat kultwit tentang jodoh. Berikut kultwit saya lewat account twitter saya @rahadianfaisal.

Selasa, 05 April 2011

10 Alasan untuk (Tidak) Pacaran [3, selesai]




8.      Ikut-ikutan
Untuk para pemuda yang labil, dengan banyaknya teman-temannya yang pacaran, ia pun tergiur untuk ikut-ikutan pacaran. Maka cukup kita nasehati dengan firman Allah:

وَ ِإْن تُطِعْ أَكْثَرَ مَنْ فِي الأَرْضِ يُضِلُّوْكَ عَنْ سَبِيْلِ اللهِ
 Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang di muka bumi Ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah “. (Al An’am : 116)

9.      Lari dari Masalah
Pacaran juga dilakukan sebagai pelarian dari masalah-masalah yang dihadapi oleh seseorang. Seseorang yang broken home, ada masalah di sekolah, ada masalah keuangan, atau masalah-masalah lainnya mencoba melupakannya dengan berpacaran.
Permasalahan tidaklah hilang dengan melarikan diri dari permasalahan. Permasalahan dapat diselesaikan dengan menghadapi masalah tersebut. Berdo’alah kepada Allah agar dimudahkan dalam menghadapi masalah-masalah yang ada. Mintalah bantuan kepada orang lain yang sanggup membantu. Jangan menambah masalah baru dengan berpacaran.

Minggu, 03 April 2011

10 Alasan untuk (Tidak) Pacaran [2]



4.      Supaya Bersemangat Sekolah/Kuliah
Alasan lain yang menyebabkan seorang pemuda berpacaran adalah agar ia bersemangat sekolah atau kuliah. Alasan ini hanyalah alasan yang dibuat-buat. Memang jika sang pacar satu sekolah atau satu kampus, apalagi satu kelas, bisa membuat seseorang bersemangat berangkat ke sekolah atau ke kampus dan rasanya bergairah untuk belajar.
Tapi, apakah semangat itu benar-benar semangat untuk belajar? Akankah ia bisa fokus pada materi yang sedang diajarkan?
Ternyata semangat tersebut hanyalah semangat untuk bertemu dengan sang kekasih. Semangat yang sangat rapuh. Jika sang kekasih tak hadir atau mereka berdua sedang ada masalah, pasti semangatnya akan menurun drastis. Ia pun tidak akan bisa berkonsentrasi penuh dengan materi yang diajarkan. Isi kepalanya sudah penuh dengan memori tentang sang kekasih hati. Akibatnya prestasi orang-orang yang berpacaran biasanya anjlok. Jika pun ada orang yang pacaran tapi prestasinya tetap bagus, berarti orang tersebut memang dari sananya pintar. Tapi saya yakin jika orang itu tidak pacaran, prestasinya pasti jauh lebih bagus.
Maka, marilah kita menggantungkan semangat kita kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Dzat yang telah memberikan kita nikmat yang tak terhitung jumlahnya.

Sabtu, 02 April 2011

10 Alasan untuk (Tidak) Pacaran [1]

Segala puji  bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para shahabatnya.
Pacaran merupakan hal yang dianggap lumrah di zaman sekarang. Orang tua membiarkan anaknya berpacaran, guru-guru di sekolah pun menganggap hal yang biasa jika ada muridnya yang berpacaran. Padahal sudah jelas hukum berpacaran dalam Islam.
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلً
Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.”(QS. Al Isro’ : 32)
Dalam Tafsir Jalalain dikatakan bahwa larangan dalam ayat ini lebih keras daripada perkataan ‘Janganlah melakukannya’. Artinya bahwa jika kita mendekati zina saja tidak boleh, apalagi sampai melakukan zina, jelas-jelas lebih terlarang. Setiap muslim yang masih berakal sehat pasti meyakini kalau pacaran itu merupakan suatu sarana mendekati zina.
Ingatlah kaidah: segala sesuatu yang Allah haramkan pasti tedapat mafsadah (keburukan) di dalamnya, baik sesuatu itu mafsadah 100%, maupun mafsadahnya lebih besar daripada maslahah (kebaikan)nya.
Sebenarnya alasan apa yang menyebabkan para pemuda berpacaran?
Mari kita simak 10 alasan seorang pemuda melakukan pacaran.